Peran lazis juga diperlukan bagi kehidupan sosial masyarakat, seperti yang kita ketahui bahwa lazis adalah lembaga amal zakat infaq dan Sodaqoh. Lembaga atau badan yang mengurus mengenai amal, zakat dan sedekah, ternyata berperan penting dalam kehidupan sosial seseorang.  

Karena, dalam Islam diajarkan kesembangan hidup maka lazis termasuk salah satu penyeimbang kehidupan umat manusia khususnya untuk umat muslim. Lazis menerapkan 4 prinsip dasar, serta beberapa tradisi dan memiliki 3 peran dasar yang dilakukan dalam pengelolaan zakat. Peran tersebut antara lain, sebagai regulator, pengawasan serta pelaksanaan.  

Pengoptimalan peran dan fungsi Lazis bisa dilakukan, karena masyarakat Indonesia yang memang memiliki warga muslim terbanyak memiliki peluang yang cukup besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Dengan Lazis ini dianggap oleh Negara sebagai bentuk partisipasi masyarakat terhadap pengelolaan amal dan sodaqoh, untuk membantu BAZ atau badan amil zakat. Fungsi dan peran lazis tersebut antara lain sebagai berikut. 

Fungsi Ekonomi

Fungsi ekonomi dari lazis ini mencoba untuk membantu membangun dan mengembangkan mental masyarakat Indonesia yang dhuafa agar bisa mendapat keperluan hidupnya sendiri tanpa harus terus menerus berpangku tangan dan mengulurkan tangan di bawah. 

Walaupun fungsi lazis sebenarnya adalah memberikan bantuan pada kaum dhuafa tersebut, tapi lembaga ini juga berusaha membuat masyarakat lebih mandiri dengan cara memberikan modal untuk usaha. Lazis berusaha membuat program-program yang berhubungan dengan fungsi ekonomi ini, yaitu program-program yang cenderung mengarah pada keterampilan dan kreatifitas.

Fungsi Advokasi

Fungsi kedua dari peran lazis adalah fungsi pembelaan, dimana fungsi ini termasuk yang paling penting. Karena, tujuannya adalah mengikut campurkan urusan masalah kemiskinan serta dampak sosial dengan pendekatan regulasi secara hukum. Fungsi ini lebih kepada bantuan hukum, terutama untuk masyarakat dhuafa. Bagaimana regulasinya agar masalah kemiskinan dan dampak sosialnya ini bisa diatasi, tanpa harus merugikan banyak pihak.

Fungsi Sosial

Bagian yang terakhir dari fungsi dan peran lazis adalah fungsi sosial, dimana fungsi ini merupakan sebuah fungsi yang belum terlihat solusi atau pemecahannya. Karena, persoalan multidimensi yang diawali dari masalah kesenjangan sosial dan ekonomi serta ketimpangan sosial yang terjadi pada masyarakat. Fungsi ini lebih mengarah pada masyarakat secara langsung, karena berkaitan dengan kehidupan secara sosial.

Demikianlah 3 fungsi dari lazis, yang ternyata memang mempengaruhi kehidupan sosial seseorang.  Karena lazis merupakan lembaga amal, artinya siapapun yang bukan termasuk kaum dhuafa wajib untuk ikut serta dalam program-program lazis tersebut. Ketiga fungsi tersebut pun, memiliki tingkatan dan kekuatan yang sama. 

Karena, fungsi-fungsi itu hampir sama persentase kebutuhannya terhadap masyarakat. Penerapan prinsip dalam Islam mengenai keseimbangan hidup antara dunia dan akhirat, termasuk dalam fungsi-fungsi tersebut, sehingga bisa dilakukan bagi kehidupan masyarakat terutama umat muslim.

Apa yang menjadi tugas lazis, sebenarnya merupakan pencerminan tugas untuk masyarakat itu sendiri. Lazis sendiri merupakan alat yang memiliki kekuatan untuk membebaskan rakyat dari masalah kemiskinan secara struktur dan kultur, baik mutlak maupun tidak. Oleh karena itu, umat muslim sebagai masyarakat Indonesia tidak boleh lemah dan selalu bergantung. 

Kita tetap harus mengutamakan dan mengandalkan kekuatan kita sendiri terlebih dulu, mandiri berusaha sekuat tenaga. Barulah bantuan dari lazis dapat dijadikan anurah dari usaha yang telah Anda lakukan. Artinya, peran lazis memang jelas terasa dan bahkan cukup penting dalam kita bersosialisasi dengan masyarakat.

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya