Apakah Anda tahu siapa Abu Lahab itu? Abu Lahab adalah seorang paman Nabi Muhammad SAW yang memiliki kekayaan melimpah namun tidak bermanfaat. Meskipun beliau adalah paman dari Rasul, tapi beliau menentang keras ajaran Nabi Muhhamad SAW dan akhirnya Allah SWT menarik kenikmatan bersama orang-orang yang musyrik. 

Sifat Fisiknya yang Tidak Dibarengi dengan Keimanan

Pada berbagai bentuk dokumentasi yang bisa Anda lihat saat ini seperti film, kartun atau gambar pasti mengenal Abu Lahab adalah sosok yang memiliki perawakan jelek. Penampilannya itu sangat cocok dengan orang yang memiliki kesan garang seperti seorang penjahat. Namun, sebagian besar sejarawan mencatat bahwa Abu Lahab adalah sosok Quraisy yang tampan dan memiliki kedudukan di tengah kaumnya.

Namun, karena tidak adanya keimanan dalam dirinya membuat Allah SWT menghinakan dia dan mencatat sebagai orang yang celaka pada masa Rasulullah SAW. Kisahnya ini dibaca oleh manusia sampai hari kiamat pada surat Al-Masad. 

Sifat dan fisik yang dimiliki oleh Abu Lahab berbanding terbalik dengan Bilal bin Rabah yang memiliki ciri fisik hitam dan jauh jika dibandingkan dengan Abu Lahab. Namun, Bilal ini memiliki keimanan yang tinggi sehingga Allah SWT sangat memuliakan dirinya.

Munculnya Sebutan Abu Lahab

Mungkin beberapa umat Muslim menanyakan mengapa beliau dipanggil dengan Abu Lahab? Karena, jika diartikan Lahab adalah api yang berkobar cukup besar. Kemudian, alasan lainya adalah Abdul Uzza yang seringkali merah wajahnya ketika marah seperti api. Kemudian, dalam Al Qur’an tidak disebutkan nama aslinya karena adanya beberapa alasan. 

Alasan pertama, dalam Al Qur’an memang tidak akan menyebutkan nama yang memiliki unsur penghambaan selain Allah SWT. Kedua, banyak yang mengena Abdul Uzza dengan kuy-yahnya dibanding nama  yang disandang. Terakhir, dalam tafsir Imam Al-Qurthubi mengatakan bahwa nama aslinya lebih mulia dari kun-yah. Pada zaman dahulu, Abu Lahab sempat dikenal dengan sebutan Abu Utbah yang memiliki arti ayah Utbah. Namun, nama itu tak lagi disebutkan karena kekafirannya yang semakin menjadi. Sejak saat itulah nama Abu Lahab lebih populer hingga saat ini. 

Anak-Anak Abu Lahab

Setelah Abu Lahab menikah dengan Ummu Jamil Aura’, mereka dikaruniai 3 anak laki-laki. Apabila disebutkan secara berurutan, nama mereka adalah Utbah, Mut’ib, dan Utaibah. Namun, hanya dua anak pertama sajalah yang mau memeluk Islam tepat saat Fathu Makah. Sedangkan Utaibah tetap dalam keadaan kafir.

Karena pada saat itu tradisi Arab harus menikahkan sang anak dengan lingkar keluarga, akhirnya anak Rasul bernama Ummu Kultsum yang dinikahkan dengan Utaibah. Serta Ruqayyah dengan Utbah yang pada suatu ketika Abu Lahab mengancam agar menceraikan kedua putri Rasulullah SAW.

Pasangan yang Sama Buruknya

1Dengan sifat Abu Lahab yang seperti itu, ternyata mendapatkan pasangan yang sama saja buruknya bernama Ummu Jamil Aura’. Namanya memang tak seindah karakter yang dimilikinya sehingga diabadikan pada surat Al-Masad. Pada surat tersebut, ia lebih dikenal dengan sebutan wanita pembawa kayu bakar. Salah satu contoh perilakunya yang buruk adalah mengadu domba dan menyulut api permusuhan. 

Dari kisah singkat Abu Lahab, banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Tidak ada yang menandingi betapa pentingnya keimanan untuk bisa menikmati kesempatan hidup yang diberikan oleh Allah SWT. Karena, penampilan isik yang tampan atau cantik, kekayaan dan kedudukan saja tidak cukup membuat hidup tenang tanpa ada masalah. Tapi, hidup yang seharusnya adalah memiliki kecukupan yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain. 

0Komentar

Sebelumnya Selanjutnya